Monday, June 19, 2017

Review Kopi Toraja Arabica Aroma Nusantara


Teman - teman sebangsa dan setanah air, setelah sekian lama saya tidak menulis di blog ini, di hari yang fitri ini mari kita membahas soal review kopi toraja arabica aroma nusantara. Kopi nya dibeli dari Museum Kopi Aroma Nusantara yang lokasi nya terletak di kisaran kawasan kota tua di Jakarta. Bangunan nya sendiri sangat historis, termasuk bangunan yang dipugar oleh pemerintah Jakarta sebagai bagian dari proyek Jakarta Old Town Revitalisation Corporation. Lebih lanjut bisa dibaca di link sebelumnya.

museum kopi aroma nusantara

Image result for museum kopi aroma nusantara

Tempat nya sendiri terlihat menarik untuk sekedar hangout, terlihat di etalase ada beberapa toples berisi biji kopi yang sudah dipanggang dan seperti namanya, toko kopi ini hanya menyediakan biji kopi dari Nusantara. Yang saya ingat ada Aceh Gayo, Batak Mandheling, Java Peaberry dan masih banyak lagi. Untuk Toraja sendiri mereka menyediakan 2 varian yaitu Dark roasted dan medium roasted. Untuk review kopi toraja arabica aroma nusantara kali ini saya memilih yang medium roasted. Mengapa ? karena karakter dari medium roasted adalah ada balance antara keasaman dan bodi (kehitaman), dengan medium roast kita bisa merasakan rasa asli dari kopi tersebut.

Kopi Toraja sendiri direkomendasikan untuk para peminum kopi pemula yang baru saja beralih dari kopi instan dan harga nya pun tergolong terjangkau. Untuk seri review kali ini saya akan fokus pada Toko Kopi Aroma Nusantara sebelum beralih ke toko kopi lainnya (Versi Kopi Aroma Bandung beda drastis dengan ini). Kopi yang saya review ini saya seduh sendiri menggunakan french press. Cara menyeduh kopi menggunakan french press sudah saya tuliskan di blog khusus membahas resep masakan.

Nikmatnya kopi dimulai dari aroma nya. Aroma dari kopi Toraja hasil panggangan dari Toko Kopi Aroma Nusantara ini adalah floral, ada aroma segar seperti bebungaan dari kopi nya. Tingkat keasamannya betul balance, ada rasa buah-buahan, (fruity) asam nya seperti rasa citrus. Selain itu ada rasa dark chocolate yang sedang menunjukkan bahwa kopi ini medium body disamping warna nya yang gelap. Kalau dibandingkan dengan kopi medium roast lainnya, warnanya cenderung lebih gelap, dengan kata lain terlalu gelap untuk medium body namun terlalu terang untuk dibilang full body. Setelah selesai minum ada rasa yang tersisa seperti tembakau (tobaccoey) dan ini berlangsung selama sejam. Cukup mengejutkan karena selama ini saya minum kopi toraja selalu mendapatkan clean after taste.

Ketika saya coba pakai untuk membuat capuchino, rasa nya enak, asam nya tidak terlalu kentara dan serasa pas.

Demikian review saya, kopi Toraja Aroma Nusantara ini dapat dibeli di Museum Kopi Aroma Nusantara di jalan Kunir, Kawasan Kota Tua Jakarta dengan harga 38.500 rupiah per 100 gram nya. Sekian dan terima kasih

1 comment: